Friday, November 14, 2008

Prasangka,

Prasangka, lagi-lagi prasangka..
Mengapa harus ada prasangka?
Mengapa selalu ada prasangka di hatimu?
Tidakkah engkau lelah dgn prasangka itu?
Tidak bisakah engkau membuang semua prasangka itu, dan hidup dengan sedikit lebih bahagia?

2 comments:

Monika Marbella said...

leee...lagi ngomongin apaan sih lee?

radit_bezit said...

I know what you mean babe ...
hug for you ...
sabar yaah ...
muuuuaaaah!!!