Thursday, September 24, 2009

Lebaran ini, Belasan Tahun Lalu..

------------------------------------------------------------------------------------
suatu hari di minggu2 terakhir ramadhan

Gadis mungil itu menghampiri ibunda tersayang yang saat itu sedang berkutat dengan mesin jahit "butterfly" hitamnya.
"Ma.., nanti baju buat lia yang banyak kantongnya yaaa.., di bajunya 4, 2 diatas, 2 dibawah... trus, di celana kantongnya 6 yaaa..."
Agak terkejut, ibundanya bertanya, "Banyak amaaat.. buat apaan kantong sebanyak itu..?"
Dan dengan polos, gadis mungil itu menjawab "Biar bisa ngumpulin permen yang banyak maa.."

------------------------------------------------------------------------------------
Malam Takbiran

Sebelum bergabung dengan rombongan takbir keliling, si gadis mungil dan sohibnya.. bermain2 kembang api di halaman rumah. Tiba-tiba, sohibnya mengeluarkan kembang api yang agak berbeda dari kembang api yang biasa mereka mainkan. Agak lebih besar, dan panjang, lalu ada semacam kakinya, dan bentuknya seperti roket.. sohibnya menyebut kembang api itu dengan sebutan Mercon.

Tapi karena dasarnya baru pertama kali maen mercon, bukannya kakinya ditanam dulu di tanah, lalu dibakar, sohibnya malah memegang kakinya, kemudian membakar mercon tsb. Dan BOOOOOM.. mercon meledak ditangan, dan menimbulkan luka bakar yang cukup serius.

Alhasil, hanya si gadis mungil saja yang ikut rombongan takbir keliling. Si Sohib? terpaksa tidak ikut karena harus mengobati tangannya.

------------------------------------------------------------------------------------
hari pertama lebaran

pagi, sekitar pukul 05.45 WITA, ada sedikit kehebohan di rumah gadis mungil itu; Sulawasi 5. Entah kenapa, mungkin sudah tradisi sepertinya, setiap kali mau shalat ied.. pasti ada saja alat2 yang terlewatkan.. sooo baru grabak grubuk deh pagi harinya (hehe). Akhirnya.. sekitar jam 06.00, mereka pun siap berangkat shalat ied di lapangan PERSESOS. Biasanya, mereka berjalan dulu beberapa meter menuju bus stop terdekat, dan disana mereka menunggu shuttle bus yang disediakan pihak YPRI untuk antar jemput jamaahnya, atau.. jika beruntung, mereka mendapat tebengan dari tetangga yang mobilnya rada2 kosong.

shalat ied berjalan seperti biasanya, 2 rakaat, 7 kali takbir di rakaat pertama, dan 5 kali takbir di rakaat ke dua. Kemudian dilanjutkan dengan ceramah idul fitri.

sesampainya di rumah, keluarga bahagia ini pun melanjutkan dengan agenda maaf2an antar anggota keluarga, pembagian hadiah puasa oleh sang ayah, makan ketupat plus sayur pepaya plus semur n opor ayam.

Daaaaannn..... setelah semuanya selesai, inilah saat yang diitunggu2 oleh si gadis mungil. Bersama kakaknya, adiknya, dan teman2 segengnya : 3 orang dari sulawesi 3, 2 orang dari sulawesi 2. Kadang2 di tambah dengan si cow sok ganteng dari sulawesi 9 (huehueheue)"Menjelajah seluruh komplekz rumah!!! plus perburuan permen tentunya.. wkwkwk"

Dimulai dari Sulawesi 1, sulawesi 2, sulawesi 3, sulawesi 4, sulawesi 5, 7, 9, 11, 13, 15, 16, 17, 18, .. lalu lanjut ke jalan Jawa, Timor, Maluku.., pokoknya rumah kawan2 mereka, dan rumah kawan2 orang tua mereka, mereka santroni semuanya...
mereka tidak perlu ditemani terus2an oleh tuan rumah.. cukup salam2an, sediakan minuman.. hmm fanta dan coca-cola tampaknya akan lebih menarik perhatian mereka.. dan tentunya.. permen yang banyak huehuehe...

Sore hari, sekitar pukul 15.an WITA petualangan hari pertama gadis mungil dan kawan2nya selesai.

-------------------------------------------------------------------------------------
hari kedua lebaran

Petualangan hari ke-2.. dan targetnya adalah daerah Buton, tempat sebagian guru2 SD mereka berada, dan tempat-tempat yang terlewat di hari pertama.
Kemudian, malam harinya rumah gadis mungil ini tampak ramai dengan tamu-tamu yang datang silih berganti... (hmm kebanyakan si tamu-tamu dari sang ayahanda huehe) tapi tetep aja... suasananya jadi begitu meriah.

-------------------------------------------------------------------------------------
Begitulah..
Tradisi lebaran yang gadis mungil ini lakukan, silaturrahmi ke seluruh tetangga (biasanya keroyokan dengan teman2 sebanyanya...), hunting permen dan kue-kue unik.
*aha.. tentang kue2 unik ini, pernah ada kisah.. ketika berkunjung di Sulawesi 9, gadis mungil dkk melihat ada kue aneh.. entah apa namanya di toples. Saat diicip ternyata bikin ketagihan. Akhirnya mereka ambil lagi, lagi, dan lagi.. dan baru berpamitan setelah kue di toples itu habiiiss *

Ohya dan 1 lagi.. Kartu lebaran.
Adalah satu tradisi sepertinya, setiap rumah memajang kartu2 lebaran yang mereka terima di sliding door (pintu geser yang memisahkan teras dan ruang tamu), semakin penuh sliding door tersebut dengan kartu lebaran, semakin.... semakin apaaa yyyaaa??? mungkin menunjukkan semakin banyak kawan dan kerabatnya kali yaa..
Naah, lalu bagaimana untuk mereka yang mengalami paceklik kartu lebaran..?? huehe biasanya.. mereka mengirim kartu lebaran untuk diri mereka sendiri, atau.. memasang kartu lebaran kosong.. huehuee..
Sama seperti yang dilakukan si gadis mungil, beserta kakak dan adiknya. Mereka dengan niatnya membuat kartu lebaran berbagai macam rupa.. dari yang berbentuk kartu.. hingga tak berbentuk sama sekali.. bukan untuk dikirim (hmm ada sii beberapa yang di kirimkan langsung ke teman2 bermainnya) tapi sebagian besar, untuk di pajang di sliding door hahahahahaha.. biar penuh...

------------------------------------------------------------------------------

Kenangan lebaran masa kecil, sekitar belasan tahun lalu..
Umm.. hanya saja gadis mungil ini tidak sempat merasakan lebaran dengan salam tempel
mungkin, jika ia sempat merasakan... setelah lebaran usai, ia bisa langsung memborong komik Candy-candy, Doraemon, Dragon Ball dari Toko Si Gendut.. tanpa harus merengek2 pada sang ayah wkwkwkwk
Mmasa kecil yang aneeehh ahhahaha tapi mengesankan, dan harus disyukuri....
Alhamdulillah....


Happy idul Fitri semuuaahh
---------------------------------------------------------------------------

No comments: